Menelaah Permainan Togel dari Sudut Pandang Hukum dan Agama

situs togel

Perjudian merupakan permainan di mana para pemainnya bertaruh buat memilih salah satu pilihan dari beberapa pilihan, tentu saja hanya aatu pilihan yang benar dan akan keluar menjadi pemenang. yang benar dan menjadi pemenang.. Pemain yang kalah taruhan akan memberikan taruhannya kepada si pemenang. Peraturan serta jumlah yabg ditaruhan biasanya akan ditentukan sebelum perjudian dimulai. Salah satu perjudian yang paling sering dimainkam adalah judi togel. Judi ini merupakan salah judi klasik yang populer di berbagai belahan dunia.

Tapi nyatanya banyak negara yang melarang judi togel. Bahkan perjudian ini memiliki konsekuensi terhadap sosial yang kurang baik. Serta mengatur batasan-batasan yurisdiksi paling sah hingga menetapkan undang-undang yang melarang perjudian. Bahkan beberapa negara-negara yang menganut Islam melarang keras perjudian. Walaupun hampir semua negara memang mengatur masalah perjudian. Walaupun beberapa negara menanggap perjudian yang legal. Bahkan beberapa agama memiliki pandangannya sendiri terhadap judi sebagai berikut.

Judi dalam pandangan Agama Katolik dan Kristen

Judi dalam pandangan agama katolik dan kristen sebagai upaya seseorang mempertaruhkan uang yang bertujuan melipatgandakan uang dengan sesuatu kemungkinannya kecil. Memang Alkitab tidak dengan khusus mencela perjudian, ataupun perjudian togel. Tapi dengan jelas, Alkitab memberikan peringatan kepada kalian menjauhkan diri dari kegiatan mencintai uang. Ini jelas tertuju pada perjudian yang dengan jelas berfokus pada suatu usaha mencintai uang. Serta menjanjikan untuk memperoleh uang dengan cepat dan mudah.

Uang  yang kalian dapat tidak seharusnya kalian hambur-hamburkan. Kelebihan uang lebih baik ditabung dan diserahkan untuk pekerjaan Allah. Bukannya malah dihabiskan buat berjudi. Walaupun Alkitab tifak menyebutkan secara eksplisit tentang perjudi, tapi beberapa bagian dalam Alkitab pernah membahas permainan untung-untungan yang sesuai dengan konsep perjudian.

Dalam Alkitab permainan untung-untungan, tidak pernah dijadikan sebagai hiburan ataupun sebagai kebiasaan yang boleh dan pantas bagi para pengikut Allah.

Judi dalam pandangan Agama Islam

Judi dalam pandangan islam pernah disebutkan pada hukum syar’i yang menyebutkan maysir serta qimar merupakan suatu transaksi yang terjadi di antara dua belah. Dalam hal pemilikan suatu barang ataupun jasa yang akan menguntungkan salah satu pihak. Serta merugikan pihak lainnya dengan cara akibat transaksi.

Berdasarkan dalil-dali yang ada bisa disimpulkan jika Islam menganggap judi sebagai suatu kesalahan yang sangat serius. Serta memandang hina judi dalam bentuk apa pun. Ini juga bisa dilihat dari petunjuk petunjuk yang mengatakan Judi diharamkan bersama dengan perbuatan tercela lainnya seperti minum arak, berhala atau syirik serta menenung nasib.

Judi dalam pandangan Agama Hindu

Judi didalam sastra agama Hindu disebut “Dyuta” yang menanggap jika praktek judi tentunya mendorong serta merangsang dan mampu menghanyutkan yang akan menjerumuskan orang kepada kehancuran dan permusuhan. Bahkan didalam Kitab suci Manawa Dharmasastra Buku IX menjelaskan adanya larangan terhadap togel.

Judi dalam pandangan Agama Buddha

Pandangan judi dalam pandangan agama Buddha dianggap sebagai pencaharian yang tidak terpuji dan tidak diperbolehkan didalam ajaran agama. Sama seperti pelarangan terhadap perdagangan minuman keras, narkoba, ganja, alat perang. Tentang konsep judi, sendiri dalam Digha Nikaya yang merupakan kumpulan digha dalam kitab Sutta Pitaka menuliskan beberapa perkara tentang dampak judi. Di antaranya yaitu pemenangnya akan memperolehkan kebencian dari orang yang mengalami kekalahan. Sehingga agama Buddha menganggap perjudian togel sebagai sesuatu yang sangat salah.